6 Tren Sosial yang Penting Disimak bagi Bisnis dan Karier Anda

PowerpointSLIDER | Flash Insight! – Outsourcing pekerjaan dari negara maju ke negara berkembang semakin bertebaran. Ada 25% pekerjaan IT yang sudah di-outsource dari AS ke negara berkembang di 2010. Ada 3,3 juta pekerjaan intelektual yang siap pindah ke negara berkembang, terutama BRICI (Brazil-Rusia-India-China-Indonesia) di 2015 (Forrester Research). Apakah ini peluang besar?

Tunggu dulu! Mari kita lihat siapa saja saingan kita:
1. Mesin (termasuk komputer). Hukum Moore menyebutkan kecepatan processor akan bertambah 2 kali lipat setiap 18 bulan. Artinya, mesin dan komputer akan semakin pintar. Saat ini telah hadir Turbo Tax yang bisa menggantikan fungsi akuntan pajak. Ada juga software Appligenics yang bisa memeriksa 400 baris program per detik (manusia melakukannya dalam satuan per hari). Semakin banyak pekerjaan intelektual yang akan tergantikan mesin.

2. Chindia (China-India). Semakin banyak lulusan master dari China dan India yang memiliki kapasitas intelektual tak kalah dengan lulusan AS namun berani dibayar jauh lebih murah. Demikian pula lulusan S1 negara-negara berkembang lain, seperti Filipina yang terkenal dengan para akuntan-nya, India dengan barisan programmer-nya, berani dibayar seperlima lebih murah. Sebagai catatan, Indonesia meski lebih murah namun kemampuan skill dan bahasa menjadi kendala.

Jadi, bagaimanakah cara sukses untuk berbisnis dan berkarier di masa depan? Apakah dengan semakin meningkatkan kapasitas intelektual otak kiri yang sistematis, logis, analitis? Itu sudah wajib. Tapi mesin juga bisa semakin logis. Orang China dan India juga sangat rajin belajar. Daniel Pink dalam Buku “A Whole New Minds” menawarkan pendekatan baru untuk sukses di masa depan. Jawabannya ada di OTAK KANAN. Daniel Pink, bekas staf gedung putih ini melihat tren sosial yang ada sekarang, yakni:

1. Orang tidak lagi melulu memikirkan fungsi, namun juga DESAIN
2. Zaman informasi telah membuat data berlimpah, orang perlu SINTESIS
3. Orang tidak lagi melulu memikirkan fakta, namun senang dengan CERITA
4. Orang tidak lagi melulu memikirkan yang serius, namun butuh GAMES
5. Orang tidak lagi melulu mencari materi, namun juga MAKNA
6. Orang tidak lagi melulu memikirkan diri sendiri, namun juga berEMPATI

Keenam hal ini tidak dapat dikerjakan oleh logika komputer, namun sangat bergantung pada kemampuan masing-masing individu manusia dalam menjelajahi sisi kreatif dirinya. Daniel Pink meramalkan bahwa masa depan adalah milik para pemikir otak kanan, seperti desainer, trainer, penemu, dan creative marketer.

“Jadi, mulailah memikirkan sisi otak kanan dari pekerjaan dan bisnis otak kiri Anda.”

Tonton presentasi lengkapnya berikut ini.

Related posts:

  1. Cara Baru Membuat Powerpoint yang Menginspirasi
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply